Bayi dan Sepucuk Surat Ditemukan di Gerobak Nasi Uduk Pasar Minggu, Polisi Selidiki Asal-usulnya

0

Tangisan bayi terdengar dari sebuah gerobak nasi uduk di Pasar Minggu.
Saat dibuka… bukan hanya bayi yang ditemukan, tapi juga sepucuk surat dari kakaknya yang baru berusia 12 tahun.

“Tolong rawat adik saya… saya tidak mau masa depannya seperti saya.”

Tulisan polos itu membuat banyak orang menangis saat membacanya. 😭

Bayi perempuan itu bernama Ameera Ramadhani, lahir 2 Maret 2026.
Polisi kini masih mencari keberadaan sang kakak, Zidan.

Kisah ini benar-benar terjadi di Pasar Minggu, Jakarta Selatan.


 Jakarta Selatan — Warga di kawasan Pasar Minggu, Jakarta Selatan, digegerkan oleh penemuan seorang bayi perempuan yang ditinggalkan di dalam sebuah gerobak nasi uduk pada Selasa (3/3/2026) sore.

Bayi tersebut ditemukan sekitar pukul 17.30 WIB di Jalan Pejaten Raya, Pasar Minggu. Warga awalnya mendengar suara tangisan dari sebuah tas belanja yang diletakkan di atas gerobak nasi uduk di depan salah satu rumah.

Saat diperiksa, warga terkejut karena di dalam tas tersebut terdapat seorang bayi perempuan yang masih hidup. Bayi itu kemudian segera dievakuasi oleh warga dan dilaporkan kepada pihak kepolisian.

Kapolsek Pasar Minggu, Kompol Anggiat Sinambela, mengatakan bayi tersebut diperkirakan baru berusia sekitar dua hari saat ditemukan.

Di dalam tas yang sama, warga juga menemukan sepucuk surat tulisan tangan yang diduga ditulis oleh seorang anak bernama Zidan yang mengaku berusia 12 tahun dan merupakan kakak dari bayi tersebut.

Dalam surat itu, penulis meminta orang yang menemukan bayi tersebut untuk merawatnya dengan baik. Ia menuliskan bahwa ibu mereka meninggal saat melahirkan dan berharap adiknya dapat memiliki masa depan yang lebih baik.

Surat tersebut juga menyebutkan bahwa bayi perempuan itu lahir pada 2 Maret 2026 dan diberi nama Ameera Ramadhani.

Selain bayi dan surat, di dalam tas juga ditemukan sejumlah perlengkapan bayi seperti susu formula, tisu basah, sarung tangan bayi, serta pakaian bayi bermotif beruang.

Bayi tersebut kemudian dibawa ke Puskesmas Pasar Minggu untuk pemeriksaan kesehatan sebelum selanjutnya ditangani oleh Dinas Sosial DKI Jakarta.

Saat ini bayi Ameera ditempatkan sementara di Panti Sosial Asuhan Anak Balita Tunas Bangsa, Cipayung, Jakarta Timur, sambil menunggu proses penanganan lebih lanjut.

Polisi masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap siapa yang meninggalkan bayi tersebut serta menelusuri keberadaan anak bernama Zidan yang disebut dalam surat. Pemeriksaan saksi dan rekaman CCTV di sekitar lokasi juga sedang dilakukan.

Peristiwa ini menyita perhatian masyarakat karena isi surat yang menyentuh hati, meski pihak kepolisian menegaskan bahwa kebenaran seluruh isi surat tersebut masih perlu dipastikan melalui penyelidikan lebih lanjut.

Posting Komentar

0Komentar
Posting Komentar (0)
To Top