BANDA ACEH – Suasana khidmat menyelimuti Masjid Raya Baiturrahman pada Rabu malam (11/02/2026), saat ribuan jamaah dari berbagai penjuru Aceh berkumpul untuk mengikuti Kajian Spesial Rabu Maghrib bersama ulama kharismatik asal Rembang, KH. Ahmad Bahauddin Nursalim (Gus Baha).
Acara yang dimulai sesudah salat Maghrib tersebut menjadi magnet luar biasa bagi masyarakat. Area dalam masjid hingga halaman luar dipenuhi oleh jamaah yang antusias mendengarkan ceramah khas Gus Baha yang dikenal cerdas, lugas, namun tetap santai dalam mengupas hukum-hukum Islam.
Dalam tausiyahnya, Pengasuh Pondok Pesantren LP3IA Rembang tersebut menekankan pentingnya beragama dengan rasa syukur dan kemudahan, serta menjaga ukhuwah islamiyah di tengah keberagaman masyarakat. Gelak tawa sesekali pecah saat beliau memberikan analogi fikih yang relevan dengan kehidupan sehari-hari melalui logika-logika Qur'ani yang tajam.
"Alhamdulillah, kehadiran beliau di Aceh memberikan kesejukan dan ilmu baru bagi kami. Penjelasan beliau tentang Al-Qur'an sangat mudah diterima akal sehat," ujar salah seorang jamaah yang hadir sejak sore hari.
Kehadiran Gus Baha di masjid kebanggaan rakyat Aceh ini juga menjadi momen silaturahmi besar bagi para pecinta ilmu dan santri di tanah Serambi Mekkah. Meski acara telah selesai, antusiasme masyarakat tetap tinggi, terlihat dari banyaknya jamaah yang bertahan untuk berdiskusi dan berdoa bersama sebelum meninggalkan lokasi.
Kajian ini diharapkan dapat memperkuat literasi keagamaan masyarakat Aceh dan menjadi pemacu semangat dalam mempelajari kitab suci Al-Qur'an secara mendalam dan benar.
Posting Komentar